Anda dapat menyampaikan SARAN, KRITIK & ADUAN MENGENAI PELAYANAN PUBLIK di Kabupaten Kolaka, Kirim dalam bentuk Pesan Singkat, ke nomor Layanan Publik MERCYFMKOLAKA 0853 9880 1005 - 0852 2333 1015 - 085 341 211 119

Sunday, March 1, 2015

HUT KOLAKA YANG KE - 55 TAHUN

Hari Ulang Tahun Kabupaten Kolaka yang Ke - 55 Tahun Sangga-Sanggai Olutumu Pekiki Ine Samba Berpeganglah pada pendirian yang kuat, Agar dapat meraih impian dimasa yang akan datang. Semoga dimomen ini kita dapat memaknai hakekat KaloSara Kita pelihara Harmonisasi Kebhinekaan serta etos kerja untuk kolaka yang Maju Berkeadilan dan Sejahtera.

Dalam memeriahkan Dirgahayu kolaka yang- 55 Tahun, baik Pemerintah kabuapaten kolaka dan masyarakat, sangat antusias. dilihat dari banyaknya kegiatan-kegiatan digelar baik di ibukota kabupaten maupun dikecamatan dan desa. Kegiatan Pameran Kolaka Ekspo 2015 yang di selenggarakan dari tanggal 21 februari s/d 28 februari 2015 yang belokasi di plataran parkir Lapangan Gelora kolaka, kemeriahan ini diikuti oleh Skpd kabupaten kolaka, Kecaman dan swasta. Sangat spektakuler, dengan hadirnya beberapa artis pada saat pembukaan event tersebut, yaitu Handy Pasase, Zul Zifilia dan beberapa tarian dan musik dua warna dari lokal kolaka, dan pada saat penutupan yaitu Dat Band, duo virgin, dan matahari band yang menguncang kota kolaka, Dalam era kepemimpinan bapak Bupati Kolaka H.Ahmad Safei, SH, MH dan Wakilnya Bapak Muh. Jayadin, SE Upacara Hari Ulang Tahun Kabupaten Kolaka Yang Ke-55 Tahun diselenggarakan di lapangan 19 november kolaka, yang dihadiri dari berbagai perwakilan penjuru kabupaten kolaka, dengan disertai pawai karnaval dari kecamatan sekabupaten kolaka. Upacara ini juga dihadiri oleh Lukman Abunawas Sekda Propinsi Sulawesi Tenggara mewakili gubernur. dan H. Bobby Alimuddin, SE mewakili Kabupaten Kolaka Utara. dalam upacara tersebut pembacaan Sinopsis Kabupaten Kolaka yaitu Bapak H. Ismail Bella,dimana menceritakan tentang terbentukknya kolaka, yang di ilhami dari dua bersaudara kandung yaitu Larumbalangi dan wekoila dengan menggunakan sarung sakti, dan mendarat di bukit kolumba yaitu pegunungan balandete sekarang ini. inilah Larumbalangi yang pertama meletakkan dasar-dasar daerah ini, dengan membunuh burung Kongga (Elang Raksasa) dengan siasatnya akhirnya burung Kongga itu mati. sehingga masyarakat menyatukan ikrar dan mengangkat Larungbalangi menjadi Raja pada saat itu,